/Menanam Kangkung Tanpa Rockwool

Menanam Kangkung Tanpa Rockwool

By |2018-11-22T10:39:30+00:00November 22nd, 2018|Artikel Hidroponik|2 Comments

Pernahkah anda menanam kangkung hidroponik? Bingung berapa jumlah benih per rockwool? atau anda bingung untuk mendapatkan rockwool?

Kali ini kami akan menjelaskan tentang menanam kangkung tanpa rockwool. Kok bisa dan bagaimana pertumbuhannya ? yuk simak sampai akhir artikel ini.

Kangkung atau iphomoea aquatica adalah sayuran daun berwarna hijau yang memiliki umur panen yang cukup singkat. Kangkung dapat ditanam menggunakan sistem hidroponik dengan umur panen 14 – 25 hari setelah tanam.

Kangkung 

Kangkung merupakan sayuran daun yang cukup mudah untuk ditanam dan dibudidayakan. Sehingga sayuran daun yang satu ini sangat direkomendasikan untuk pemula hdiroponik.

Kangkung dapat ditanam dengan menggunakan semua jenis sistem hidoponik. System wick atau sistem sumbu, sistem NFT, sistem DFT, sistem sederhana, system drip dan sistem dutch bucket.

Sangat direkomendasikan untuk pemula hidroponik karena bisa dan sangat cocok menggunakan system wick. Sedangkan system wick adalah sistem yang cocok untuk pemula hidroponik.

Menanam dengan menggunakan sistem hidroponik identik dengan media tanam rockwool. Kenapa? karena rockwool adalah media yang mudah didapat, efisien, netral, steril dan memiliki harga yang terjangkau.

Akan tetapi, terdapat teknik menanam tanpa menggunakan rockwool sehingga dapat menjadikan biaya tanam lebih murah. Kita dapat memanfaatkan paralon bekas untuk menanam kangkung.

Kok bisa ya dan apa kelebihannya ? pasti itu pertanyaan yang akan muncul. Tapi tenang akan dijelaskan kenapa menggunakan paralon bekas atau tanpa rockwool lebih menguntungkan.

Paralon bekas atau barang bekas dari sisa pembuatan instalansi biasanya dibiarkan saja karena dianggap tidak dapat digunakan lagi. Tidak dapat digunakan lagi karena ukuran yang terlalu kecil sehingga bingung mau dipakai dan dimanfaatkan untuk apa.

Menggunakan paralon bekas memiliki kelebihan yaitu dapat memanfaatkan barang bekas, tidak rumit, mudah aplikasi, dapat digunakan berkali-kali dan murah atau tidak beli. Mudah diaplikasikan dan tidak rumit dikarenakan tidak perlu melubangi media tanam seperti menanam menggunakan media rockwool.

Persiapan alat dan bahan untuk menanam kangkung tanpa rockwool 

Alat dan bahan yang perlu persiapkan adalah benih kangkung, paralon bekas, nampan plastik, air, benih kankung, nutrisi AB Mix dan sistem hidroponik. Kami mencontohkan paralon bekas ukuran 0,5 inci, akan tetapi jika sisa paralon bekasnya ukurannya lebih besar tetap dapat digunakan dan jumlah benih menyesuaikan.

Paralon bekas 0,5 inci dapat dipotong sama rata atau disamakan ukurannya menjadi 4 – 5 cm. Setelah disama ratakan ukurannya jangan lupa dicuci sampai bersih paralon.

Semaian benih kangkung dalam paralon

Paralon diletakkan dinampan plastik dan ditata dengan rapi, setelah itu paralon diisi benih kangkung 6-8 benih. Selanjutnya bisa menambahkan air pada nampan dengan ketinggian air 0.25 cm untuk kebutuhan air tanaman dan langsung diletakkan dibawah sinar matahari.

Setiap hari air selalu dicek semaian dengan melihat kebutuhan air, cahaya dan kebersihan lingkungan semai. Jika air yang diberikan dianggap terlalu berlebih dapat dikurangi jumlah air dalam nampan.

Proses cek kondisi semaian pada jumlah air dan cahaya 

Setelah semaian sudah tumbuh menjadi bibit dan sudah keluar daun sejatinya atau daun sudah lebih dari 3 bisa dilakukan pindah tanam.

Pindah tanam dilakukan untuk mempermudah  pembesaran dan pertumbuhan tanaman kangkung. Kangkung yang dipindah tanam ke sistem hidroponik dapat menggunakan sistem yang dikehendaki.

Proses pindah tanam bibit kangkung ke sistem hidroponik 

Cara pindah tanamnya cukuplah mudah dengan mengambil bibit pada per paralon dan langsung dimasukkan ke netpot yang telah disiapkan pada sistem hidroponik. Setelah itu tinggal mengaplikasikan nutrisi AB mix.

Nutrisi AB Mix diaplikasikan saat pindah tanam mulai dari 500 – 600 ppm. Selanjutnya, kepekatan nutrisi tanaman hingga panen ppm mengikuti kondisi tanaman.

Kangkung dapat dilakukan pemanenan sekitar umur 14 – 25 hari setelah tanam. Kangkung dapat dipanen hingga 3 kali pemanenan dengan cara dirompes.

Demikianlah penjelasan tentang menanam kangkung hidroponik tanpa rockwool. Semoga artikel ini bermanfaat. Jika anda membutuhkan peralatan dan perlengkapan hidroponik silahkan SMS/WA ke 085838335000 dan jika ada yang ingin konsultasi dan sharing seputar hidroponik silahkan SMS/WA 081274874448.

About the Author:

Bayu WN
Hallo, saya Bayu Widhi Nugroho, saya adalah Praktisi Hidroponik untuk Skala Rumahan. Harapan saya dengan adanya website ini, orang bisa belajar hidroponik dan langsung praktek sendiri di rumah serta bisa menularkan ilmunya kepada teman, keluarga dan masyarakat sekitarnya.

2 Comments

  1. Billy November 28, 2018 at 5:42 pm - Reply

    om, itu yang ada dalam foto paralon berapa inch, kelihatan lebih besar dari 0.5 inch, tks

    • Bayu WN
      Bayu WN November 29, 2018 at 8:06 am - Reply

      paralon bekasnya ukuran 0,5 inch bu,

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.