Home Blog Page 8

Cara Membuat Hidroponik dari Botol Bekas

0

Kali ini saya akan membahas bagaimana cara membuat hidroponik dari barang bekas.

Alat dan Bahan yang diperlukan juga sangat sederhana yaitu:

1. Botol Mineral Bekas

2. Pisau Dapur

3. Kain Flanel

4. Air Nutrisi Hidroponik siap pakai

5. Cat/Pewarna (tambahan)

Untuk Cara pembuatannya, silakan tonton video di bawah ini:

Cara Menanam Cabe Hidroponik

0

Video cara menanam cabe mulai semai hingga berbuah.

Jasa Pembuatan Greenhouse

Lebih dari 10 Tahun Membangun Greenhouse Berkualitas

Kami memahami bahwa pertanian modern memerlukan pendekatan inovatif untuk menghadapi tantangan lingkungan dan memastikan hasil panen yang optimal. Itulah mengapa kami bangga menjadi yang terdepan dalam penyediaan layanan pembuatan Greenhouse yang berkualitas tinggi.

Kami menyediakan solusi jasa pembuatan greenhouse yang dirancang khusus untuk berbagai kebutuhan pertanian modern, termasuk hidroponik, melon, sayuran, dan tanaman buah lainnya. Setiap proyek disesuaikan dengan kondisi lahan dan anggaran, menggunakan material tahan lama dan teknologi mutakhir. Silakan kontak kami untuk lebih detailnya di WhatsApp: https://wa.me/6285838335000

Kenapa Memilih Kami?

1. Pengalaman Lebih dari 10 Tahun

Kami telah membangun berbagai jenis greenhouse dengan kualitas terbaik dan teknologi terbaru.

2. Tim Profesional & Berpengalaman

Didukung oleh tenaga ahli di bidang konstruksi greenhouse, instalasi pertanian, dan pertanian modern.

3. Custom Design

Dengan pengalaman dan profesionalisme team, kami mampu menyajikan desain Greenhouse yang dikustomisasi sesuai dengan kondisi iklim di wilayah Anda. Tanaman Anda akan berkembang dalam lingkungan yang ideal, mengoptimalkan hasil panen.

4. Bahan Berkualitas

Kami hanya menggunakan bahan berkualitas tertinggi dalam setiap aspek Greenhouse yang kami bangun. Dari struktur hingga perlengkapan, Anda dapat yakin bahwa Greenhouse kami akan memberikan perlindungan maksimal dan tahan lama.

5. FREE Konsultasi

Kami siap mendengarkan kebutuhan dan tujuan pertanian Anda, dan kami menyediakan konsultasi gratis sebagai langkah awal dalam mengatasi tantangan Anda. Bersama, kami akan merancang solusi yang tepat untuk Anda.

Beberapa Project GREENHOUSE yang sudah pernah kami kerjakan:

Greenhouse di Cigombong – Bogor

Greenhouse di Tabanan – Bali

Project Green House Ungaran (Jawa Tengah)

Green House Ungaran (Jawa Tengah)

Greenhouse di Bogor

Project Greenhouse di Pasuruhan (Jawa Timur)

Project Greenhouse di TEGAL

jasa pembuatan greenhouse

Greenhouse di Kampus Sanata Dharma Yogyakarta

Spesifikasi Bangunan Green House:

  • Model Greenhouse: Greenhouse Tropikal (Multi Span – Semi Dome)
  • Tinggi bangunan keseluruhan: 6,3 meter
  • Tinggi Tiang Greenhouse: 4 meter
  • Kedalaman Tiang Kolom: 50 cm
  • Lebar bentang kuda-kuda: 8 meter
  • Jarak antar kuda-kuda: 4 meter
  • Bahan Tiang: Hollow Galvanis ukuran 4 cm x 6 cm ketebalan 1,2 mm
  • Bahan Rangka: Hollow Galvanis 3,7 cm x 3,7 cm ketebalan 1,2 mm
  • Ketebalan Klem: 1,2 mm
  • Atap: Plastik UV 40%, Ketebalan 200 mikron merk TOYOTANI
  • Cover: Insect Net Rajut Seri 70
  • Penjepit Cover: Spring Clip Galvanis 3 cm x 2 cm
  • Lantai Greenhouse: Weedmat
  • Fasilitas Lain: Beranda dan Pintu Ganda (Geser)

Spek dan Fasilitas lain bisa dibicarakan lebih lanjut sesuai dengan budget.

Jika Anda berminat ingin menggunakan Jasa Pembuatan Greenhouse kami, silakan hubungi kami via Telp/SMS/WA di 0858 3833 5000

Cara Menanam Seledri Hidroponik

0

Sistem Hidroponik Sederhana, Hasil Luar Biasa

0

Yuk tonton videonya untuk detailnya.

Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik

Tutorial Menanam Daun Bawang Hidroponik.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:
1. Benih Daun Bawang
2. Media Tanam (Rockwool)
3. Net Pot ukuran 5 cm
4. Nutrisi Hidroponik AB Mix untuk Sayuran Daun
5. Instalasi Hidroponik (Sistem Hidroponik NFT)
6. Alat Ukur TDS Meter

 

Untuk lebih jelasnya, simak video di bawah ini

Cara Membuat Sistem Hidroponik Dutch Bucket

0

Sistem Hidroponik Dutch Bucket atau sering disingkat DBS (Dutch Bucket Sistem) adalah sistem hidroponik yang sudah memakai sistem sirkulasi air nutrisi dari tandon air ke masing-masing pot tanaman.

Bedanya dengan sistem NFT atau DFT, sistem DBS ini menggunakan pot yang besar (dalam video ini menggunakan box bekas es krim) sebagai penampung air nutrisi sementara serta sebagai penopang tanaman.

Untuk detailnya, silakan simak video di bawah ini:

Kisah Inspiratif: Melawan Keterbatasan dengan Hidroponik

0

Kisah sukses petani hidroponik dari Komunitas Penyandang Disabilitas Kabupaten Sleman.

Berawal dari Pelatihan Hidroponik yang diselenggarakan oleh BBLM Yogyakarta selama 1 minggu, Ramidi membuat Hidroponik di rumahnya.

Kini ramidi sudah menghasilkan uang dari jualan sayuran hidroponik tersebut.

Untuk lebih jelasnya, simak video ini:

Inilah Masalah yang Sering Dihadapi Ketika Menyemai

Apakah anda sering pernah mengalami masalah dalam persemaian ? Atau bahkan anda pernah gagal dalam persemaian?

Tahukah anda ada beberapa macam masalah persemaian dalam hidroponik yang wajib diketahui terutama bagi pemula hidroponik.

Persemaian adalah proses awal dalam melakukan penanaman sebuah tananam. Persemaian adalah proses menumbuhkan benih atau biji menjadi bibit yang akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya (peremajaan dan pembesaran).

Proses persemaian memiliki beberapa tahan dan kebutuhan. Jika tahapan dan kebutuhan akan semaian tidak diberikan dengan sesuai maka semaian akan mengalami masalah.

Masalah yang sering terjadi pada semaian adalah etiolasi, busuk, berjamur, layu dan pertumbuhan lambat. Untuk lebih jelaskan, akan kami jelaskan satu persatu masalah dalam persemaian.

Sebelum melanjutkan membaca, silakan support Channel Youtube kami dengan cara Subscribe tombol di bawah ini agar kami bisa terus Upload Video Tutorial Hidroponik

Silakan menonton video di bawah ini terlebih dahulu:

Etiolasi

Etiolasi adalah kondisi semaian atau bibit tanaman tumbuh memanjang atau menjalar dengan kondisi batang tidak kokoh, daun kecil dan pucat. Etiolasi pada tanaman disebabkan karena semaian kekurangan cahaya.

Etiolasi 

Batang tumbuh memanjang serta menjalar karena mencari cahaya atau sinar matahari untuk pertumbuhan. Kurangnya cahaya matahari menyebabkan hasil semaian yang menjadi bibit akan tampak pucat dan tidak kokoh.

Gejala etiolasi yang tidak segera ditindak lanjuti akan menyebabkan bibit tidak bisa dilanjutkan ketahap selanjutnya (peremajaan dan pembesaran). Bibit yang sudah terkena etiolasi jika dilanjutkan hasilnya juga tidak akan maksimal.

Semaian sudah mulai terlihat gejala etiolasi 

Etiolasi sering kali dirasakan dan dialami oleh pemula hidroponik karena kurangnya info yang tepat saat menyemai. Biasanya pemula hidroponik melakukan semai pada semua tanaman dengan awal semai selalu ditutup dengan plastik hitam atau diletakkan pada tempat yang gelap.

Padahal dalam teknik semai, semaian wajib terkena sinar matahari secara langsung. Memang ada juga beberapa tanaman yang harus diletakkan ditempat gelap yang berfungsi sebagai proses pemecahan benih.

Sayuran daun seperti selada, kangkung, sawi, bayam, pakchoy, pagoda saat proses semai seharusnya langsung diletakkan dibawah sinar matahari. Sedangkan, untuk tanaman buah dan bunga seperti tomat, cabai, terung, pare dan bunga kol saat proses awal semai bisa diletakkan ditempat gelap 2 x 24 jam yang berfungsi agar proses pemecahan benih dalam berkecambah lebih cepat.

semaian yang mendapatkan kebutuhan cahaya atau sinar matahari penuh

Selain menghambat proses pertumbuhan, etiolasi juga menciptakan turunnya semangat petani hidroponik terutama pemula hidroponik. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa cahaya atau sinar matahari merupakan bagian penting dalam proses semai.

Busuk dan Berjamur

Busuk pada semaian adalah masalah selanjutnya dalam persemaian. Busuk pada semain biasanya ditandai pada akar bibit yang tidak dapat menyerap dengan sempurna sehingga mempengaruhi dalam proses pertumbuhan.

Busuk disebabkan oleh kondisi semaian yang diberikan air secara berlebih atau tidak sesuai dengan kebutuhan.

Air merupakan faktor penting dalam pertumbuhan terutama pada proses semai. Akan tetapi jika air diberikan dalam jumlah yang terlalu berlebih akan menyebabkan bibit menjadi busuk.

Busuk dikarenakan akar tanaman terlalu jenuh dengan jumlah air yang terlalu melimpah. Sedangkan kondisi media tanam sudah tidak mampu menyerap dan mengikat air.

kondisi semaian yang terlalu banyak air 

Busuk juga disebabkan oleh penangkapan persepsi yang kurang tepat seperti semaian disiram setiap hari. Memang tidak salah, bahwa semaian disiram setiap hari namun dalam konidisi cukup (cukup akan kelembabannya).

Lalu untuk menjaga kelembabannya cukuplah mudah dengan cara selalu cek semaian, misalkan semaian menggunakan media semaian rockwool. Setiap hari kita berikan air sesuai dengan daya serap rockwool, seperti media semai rockwool basah tetapi tidak ada air menggenang disekitar rockwool.

Kondisi busuk pada semaian ini harus selalu diantisipasi karena dapat menyebabkan tidak dapatnya semaian dilanjutkan ke proses selanjutnya, bahkan dapat mengakibatkan kegagalan semai. Busuk pada semaian juga berdampak pada kondisi kelembaban yang sangat tinggi, yang menyebabkan resiko infeksi jamur, bakteri dan virus sangat cepat berkembang.

Penyebab semaian berjamur adalah kondisi air yang berlebih atau kelembaban yang terlalu tinggi. Selain itu, semaian berjamur juga dapat dikarenakan vektor pembawa seperti media semai yang kurang steril dan banyak lagi vektor yang membawa.

Layu

Layu adalah kondisi yang tidak normal yang paling sering ditunjukkan oleh tanaman terutama semaian. Kondisi layu dapat ditunjukkan oleh perubahan tanaman terutama daun yang nampak lemas atau tidak segar.

Penyebab dari layu adalah kondisi semaian yang kekeringan atau kekurangan air dalam semaian. Selain itu, layu juga disebabkan oleh kondisi ruangan atau tempat semai yang terlalu panas atau memiliki suhu terlalu tinggi.

Semaian kangkung layu karena kekurangan air 

Layu pada semaian juga dapat dikarenakan adanya bakteri, jamur dan virus yang menyerang semaian sehingga menyebabkan tanaman tidak ke tahap selanjutnya. Semaian layu biasanya terjadi pada saat siang hari, hal ini bukan karena sinar yang berlebih namun suhu yang sangat berpengaruh.

Hal yang harus diperhatikan dalam semai agar semaian tidak mengalami layu maka harus diperhatikan jumlah air dan suhu pada tempat semai. Pastikan semaian tidak mengalami kekurangan akan kebutuhan air.

Misalkan menyemai dengan menggunakan arang sekam atau cocopeat untuk cek kondisi airnya juga berbeda. Jika menggunakan arang sekam kita harus selalu melakukan cek kebutuhan air karena arang sekam kurang mampu mengikat air dan nutrisi dengan baik.

semaian menggunakan cocopeat

Berbeda dengan cocopeat yang mampu menyimpan dan mengikat air dengan baik maka kebutuhan akan lebih tercukupi. Jadi, selalu cek kebutuhan air untuk semaian agar tidak terjadi layu pada semaian.

Pertumbuhan lambat

Pernahkah anda kesal karena pertumbuhan semaian anda lambat? Tahukah anda semaian anda lambat dikarenakan beberapa faktor diantarnya benih dan lumut.

Benih dapat mempengaruhi daya pertumbuhan yaitu benih yang memiliki kemampuan rendah akan mempengaruhi proses perkecambahan. Salah satu cara untuk mengetahui daya pertumbuhan benih dengan cara memberikan uji daya paling sederhana.

Uji daya paling sederhana dapat dilakukan dengan memasukkan benih kedalam air selama 10 – 15 menit. Selanjutnya untuk benih yang terapung tidak perlu digunakan atau dilanjutkan dalam semai dan yang tenggelam bisa langsung disemai.

Selain uji daya tadi, kita bisa melihat kemampuan daya tumbuh benih dengan menggunakan merk atau varietas yang sudah banyak direkomendasikan. Ketika benih tersebut banyak direkomendasikan maka jelas lebih baik untuk digunakan.

Selanjutnya faktor yang mempengaruhi lambatnya proses persemaian karena dalam persemaian pertumbuan lumut sangat tinggi. Lumut dapat tumbuh karena adanya air dan sinar matahari yang cukup.

Selain 2 faktor air dan sinar matahari, lumut dapat tumbuh karena pada semaian sudah diaplikasikan nutrisi ab mix. Pemberian nutrisi ab mix pada semaian kurang disarankan karena mempercepat pertumbuhan lumut.

Keberadaan lumut yang semakin banyak dapat menyebabkan persaingan kebutuhan air dan cahaya dengan semaian utama terutama akar. Lumut dalam jumlah sedikit masih bisa ditanggulangi, namun ketika lumut sudah berlendir atau sering disebut dengan alga akan mengganggu proses persemaian.

semaian yang berlumut 

Alga mampu menghambat proses persemaian bahkan menghentikan proses persemaian. Terhambatnya proses persemaian menyebabkan semaian tidak dapat berlanjut ke tahap selanjutnya.

Cara yang paling mudah untuk menanggulangi masalah seperti ini adalah dengan selalu rajin membersihkan lumut pada semaian. Jangan sampai ada alga pada semaian kami ya!

Demikianlah artikel tentang beberapa masalah yang sering terjadi pada semaian yang dapat mengakibatkan semaian gagal. Semoga artikel ini bermanfaat, teruslah semangat dan selamat berhidroponik. Jika anda membutuhkan peralatan dan perlengakapan untuk berhidroponik silahkan SMS/WA ke 0858383355000