Home Blog Page 11

Cara Menyemai Benih Sayuran Hidroponik

Dalam video ini dijelaskan Tips dan Trik menyemai benih sayuran hidroponik supaya daya tumbuhnya bisa maksimal.
Banyak sekali yang mengalami gagal tumbuh ketika baru pertama kali menyemai, semoga dengan adanya video ini bisa membantu para pemula yang sedang belajar menyemai benih hidroponik.


Silakan Subscribe Channel ini supaya tidak ketinggalan ketika saya Upload Video tutorialnya.

Subscribe disini: https://hdrpnk.com/sbsytb

Follow Us:
Instagram: http://instagram.com/hidroponikpedia
Twitter: http://twitter.com/hidroponikpedia
Website: https://hidroponikpedia.com

Hidroponik Sistem RAKIT APUNG

1

Pada video ini saya tampilkan contoh Hidroponik RAKIT APUNG Sederhana yang ada di Hara Farm, Bedugul, Bali.

Saya berencana akan membuat tutorial Membuat Hidroponik Rakit Apung sederhana ini.

Silakan Subscribe Channel ini supaya tidak ketinggalan ketika saya Upload Video tutorialnya.

Subscribe disini: https://hdrpnk.com/sbsytb

Follow Us:
Instagram: http://instagram.com/hidroponikpedia
Twitter: http://twitter.com/hidroponikpedia
Website: https://hidroponikpedia.com

Cara Membuat Hidroponik Sistem DFT

2

Sistem Hidroponik DFT (Deep Flow Technique) adalah salah satu sistem yang sering dipakai di antara sistem hidroponik yang ada.

Sistem Kerjanya hampir sama dengan sistem NFT (Nutrient Film Technique, namun dalam sistem DFT ada genangan air nutrisi di dalam pipa.

Pada Video kali ini, saya akan menyampaikan tentang cara merakit Instalasi Hidroponik sistem DFT.

Anda bisa membeli produk ini di:

Hidroponik Set Sistem DFT 24 Lubang

Saya menggunakan Hidroponik Set dari Pipa POWER MAX, jadi sekalian saya bahas apa saja yang ada di dalam Hidroponik Set ini.

Detail Hidroponik Set Pipa POWER MAX:
1. Pipa Utama menggunakan Pipa Power MAX 3″ dengan panjang 100cm atau 1 meter.
2. Jumlah Lubang tanam sebanyak 24 lubang.
3. Diameter lubang kurang 5 cm.
4. Jarak antar lubang 20 cm.

Ada beberapa catatan yang perlu digaris bawahi:

1. Di dalam kemasan Hidroponik Set Pipa POWER MAX belum tersedia rangka atau penopang Pipa Utama.

2. Untuk rangka bisa membuat sendiri berdasarkan selera atau kebutuhannya.

3. Peralatan lain seperti Pompa, Bak Nutrisi dan Pot juga belum ada dalam Hidroponik Set ini, jadi anda bisa membeli sesuai kebutuhan.

Berikut ini adalah detail peralatan tambahan yang saya pakai:
1. Pompa Atman 104
2. Net Pot diameter 5 cm
3. Bak Nutrisi Kapasitas 80 Liter
4. Rangka Baja ringan C

==========================================

Jangan lupa Subscribe Channel ini: https://hdrpnk.com/sbsytb

Follow Us:
Instagram: http://instagram.com/hidroponikpedia
Twitter: http://twitter.com/hidroponikpedia
Website: https://hidroponikpedia.com

Cara Menanam Tomat Hidroponik – Tahap Panen (Part 3)

0

Dalam video yang ketiga ini, saya akan membahas bagaimana cara perawatan tanaman Tomat Hidroponik mulai dari cek Air Nutrisi, Instalasi Hidroponik sampai tahap Prunning.

Selain tahap perawatan di atas, dalam video ini juga dibahas cara Panen Tomat.

Ingin tahu lebih jelasnya?
Simak video ini sampai selesai…!

7 Kesalahan yang Sering dilakukan Pemula Hidroponik

Apakah anda baru pertama kali mencoba ber-Hidroponik?

Apakah anda langsung berhasil menanam sampai panen atau masih mengalami kegagalan?

Pada artikel kali ini, saya akan berbagi tentang kegagalan apa saja yang sering dialami ketika baru pertama kali ber-hidroponik.

Kegagalan yang akan saya sampaikan nanti adalah beberapa pengalaman dari orang-orang yang berkonsultasi dengan saya, maupun pengalaman yang pernah saya alami sendiri.

Terkadang kegagalan ini yang membuat para pemula hidroponik menjadi bosan atau bahkan berhenti ber-hidroponik, namun tidak sedikit juga yang tambah semangat karena rasa penasaran ingin menanam sampai panen.

Dan tentunya saya bagikan disini supaya anda yang baru pertama kali berhidroponik tidak mengalami hal yang serupa. Apa saja kegagalan itu? Mari kita bahas satu per satu.

1. Ingin mencoba menanam semua jenis tanaman/sayuran.

Siapa yang pernah seperti ini? Hidroponik itu memang menyenangkan, namun terkadang karena saking senengnya sehingga ingin menanam semua jenis tanaman/atau sayuran.

Semua benih dibeli dan disemai sekaligus tanpa memikirkan masa panen tanaman tersebut, sistem hidroponik yang dipakai dan nutrisi hidroponik yang dibutuhkan untuk menanam jenis sayuran tersebut.

Setiap tanaman membutuhkan perawatan dan nutrisi hidroponik yang berbeda, sehingga ketika anda menanam semua jenis tanaman dan memberikan perawatan yang sama rata, maka hasilnya juga akan kurang bagus.

Solusi:

Kalau anda memang pemula hidroponik, mulailah dari yang paling mudah yaitu menanam sayuran daun seperti Kangkung, Selada, Caisim dan Bayam.

Setelah lulus dan bisa panen ke-4 sayuran di atas, bisa dilanjutkan dengan mencoba sayuran yang lebih sulit seperti Seledri, Mint, Basil dan lanjut dengan tanaman buah seperti Tomat, Cabe, Melon dan sebagainya.

Dengan seperti itu anda akan mengerti seluk beluk masing-masing tanaman dan bisa membedakan kebutuhan masing-masing tanaman.

2. Lupa menyiram semaian benih.

Kesalahan ini sering dilakukan bagi yang mempunyai kesibukan lain seperti kerja, kuliah ataupun kegiatan lain yang menyebabkan lupa cek semaian.

Padahal masa persemaian bisa dibilang kunci pokok keberhasilan menanam sayuran, apabila tanaman sudah stress pada waktu persemaian, biasanya pertumbuhan selanjutnya menjadi kurang maksimal.

Solusi:

Usahakan cek tanaman setiap hari pagi/sore untuk menjaga supaya semaian tidak kekeringan. Apabila anda tidak bisa cek setiap saat, anda bisa memilih media tanam yang bisa menyimpan air dalam waktu yang lama.

3. Tidak menaruh semaian di tempat yang cukup sinar matahari.

Semua tanaman membutuhkan sinar matahari untuk proses fotosintesis, jadi ketika tanaman anda tidak dikenakan sinar matahari maka akan terjadi gejala etiolasi. Saya sudah pernah membahas etiolasi ini dalam artikel Mengenal Etiolasi Pada Tanaman Hidroponik

Namun, kebanyakan para pemula yang baru mencoba berhidroponik, melakukan kesalahan ini karena mengira bahwa tanaman tidak boleh terkena sinar matahari.

Jika mengalami kegagalan ini, maka tanaman tidak bisa dilanjutkan karena batangnya kurang kuat untuk menopang daun/buahnya.

Solusi:

Jika anda menyemai jenis sayuran daun, tidak perlu ditutup menggunakan plastik hitam atau ditaruh ditempat gelap, langsung saja dikenakan sinar matahari.

Lebih baik menyemai pada waktu sore hari karena ketika gelap (malam) sudah bisa dianggap ditutup menggunakan plastik hitam.

4. Ingin mencoba semua jenis sistem hidroponik

Kegagalan jenis ini yang biasanya membuat para pemula bosan atau bahkan tidak berhidroponik lagi. Bisa karena sistem yang dicoba mengalami gagal atau bisa juga karena sudah terlalu banyak mengeluarkan uang untuk mencoba ini itu.

Sebenarnya ada bagusnya juga mencoba hal yang baru atau berkreasi menciptakan sistem yang baru, tetapi kalau hal tersebut bisa membuat bosan atau menambah pengeluaran, mendingan dipakai untuk memperbesar apa yang sudah ada dan sudah berhasil.

Solusi:

Fokuslah pada 1 sistem yang sesuai dengan apa yang mau ditanam. Jika anda ingin mencoba sistem yang lain, usahakan anda mengerti terlebih dahulu sistem tersebut dengan cara mencari literatur atau melihat contohnya.

Karena setiap sistem hidroponik mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing serta memiliki fungsi yang berbeda-beda.

5. Terlalu banyak menyemai benih.

Berbeda dengan point nomor 1, kalau kegagalan yang ini adalah karena kurang perhitungan dalam menentukan jumlah benih yang ditanam. Benih yang ditanam melebihi jumlah titik/lubang yang tersedia sehingga ketika waktunya pindah tanam hanya bisa menampung sesuai kapasitas.

Dan tentunya benih yang tidak mendapatkan tempat untuk pindah tanam akan terbengkalai atau bisa mati. Anda terpaksa membuang tanaman tersebut dan benihnya menjadi sia-sia.

Solusi:

Misalkan anda memiliki sistem hidroponik yang jumlah titiknya 100 lubang, yang perlu anda lakukan adalah melebihkan jumlah yang disemai maksimal 20% saja. jadi anda bisa menyemai antara 110 – 120 benih untuk jaga-jaga apabila ada yang tidak tumbuh. Jangan lebih dari itu karena nanti akan terbuang.

6. Tidak mempunyai jadwal tanam.

Setelah anda bisa lolos dengan 5 kegagalan di atas, masih ada 1 lagi yang bisa anda lewatkan. Yaitu Jadwal Tanam.

Jadwal tanam harus benar-benar diperhitungkan atau direncanakan karena sangat penting untuk mengisi instalasi hidroponik yang ada.

Jika anda tidak memperhitungkan jadwal tanam, kegagalan yang paling sering terjadi adalah ketika anda panen, anda belum menyemai lagi sehingga instalasinya kosong atau tidak ada tanamannya.

Kalaupun sudah menyemai, biasanya anda baru sadar ketika sudah mau panen sehingga benih belum siap untuk dipindah tanam.

Solusi:

Kenali masa tanam/panen sayuran yang Anda tanam, siapkan semaian yang baru sebelum panen. Anda bisa melihat jadwal tanam disini Daftar Masa Panen Sayuran Hidroponik

Misalnya untuk tanaman Kangkung, masa panennya adalah 20 – 25 hari dan masa semai benih kangkung adalah 7 – 10 hari. Jadi ketika tanaman kangkung anda memasuki umur 10 – 15 hari, Anda harus sudah menyemai lagi benih kangkung yang baru.

Dengan seperti ini instalasi anda akan selalu terisi dengan sayuran dan tidak terlihat kosong.

7. Ingin membuat nutrisi hidroponik sendiri.

Tidak ada salahnya jika Anda ingin membuat Nutrisi hidroponik sendiri atau meracik dari bahan-bahan yang tersedia di pasaran. Namun apabila masih dalam skala hobby atau skala rumahan, biaya yang diperlukan akan lebih tinggi daripada Anda membeli yang sudah jadi.

Nutrisi yang dibuat sendiri juga belum tentu berhasil dan banyak sekali mengalami kegagalan seperti tanaman mati, gosong, dsb.

Ini tidak berlaku bagi Anda yang mempunyai kebun yang besar, karena berbeda dengan skala hobby, kalau sudah masuk skala industri malah harus membuat nutrisi sendiri.

Solusi:

Jika anda masih dalam skala hobby atau skala rumahan, lebih baik untuk membeli kemasan nutrisi yang sudah jadi untuk menghemat biaya dan menghindari kegagalan pada pertumbuhan tanaman.

 

Demikianlah 7 Kesalahan yang sering dilakukan oleh Pemula Hidroponik. Apakah anda pernah mengalaminya? Atau pernah mengalami selain 7 kejadian di atas? Kalau ada, silakan share di kolom komentar…!

Atau anda bisa berkonsultasi langsung dengan saya di:

WA: 085 838 335 000
Instagram: https://instagram.com/hidroponikpedia
Facebook: https://www.facebook.com/hidroponikpedia
Youtube: https://hdrpnk.com/sbsytb

Cara Menanam Tomat Hidroponik – Tahap Pindah Tanam (PART 2)

0

Pada video yang kedua ini saya membahas tentang Cara Pindah Tanam dan Sistem Hidroponik yang digunakan untuk menanam tomat.

Sistem yang dipakai adalah Sistem DFT Hidroponik.

Ingin tau lebih jelasnya?
Silakan simak video ini sampai selesai…!

Cara Menanam Tomat Hidroponik – Tahap Semai (PART 1)

0

Anda ingin menanam Tomat di halaman rumah anda?
Ingin menanam tomat menggunakan sistem Hidroponik?

Tomat bisa ditanam menggunakan sistem Hidroponik baik yang paling sederhana maupun dengan sistem yang paling mahal.

Dalam video ini, saya akan memberikan tutorial bagaimana cara menanam tomat menggunakan sistem hidroponik yang sederhana.

Tahap yang pertama adalah TAHAP SEMAI, alat dan bahan yang dibutuhkan adalah:
1. Rockwool sebagai media tanam
2. Gergaji besi untuk memotong rockwool
3. Benih tomat
4. Tempat semai

Ingin tahu lebih detail caranya?
Silakan simak video ini sampai selesai…!

Cara Menanam Anggrek Hidroponik

1

Kali ini saya mengajak anda untuk belajar menanam Anggrek menggunakan sistem Hidroponik di kebunnya Bunda Inayat di Sleman, Yogyakarta.

Griya Anggrek Radefa merupakan kebun anggrek yang menggunakan sistem Hidroponik dalam budidaya anggreknya.

Untuk lebih tau informasi lengkapnya, silahkan disimak video berikut sampai selesai, terimakasih.

Cara Menanam Hidroponik Tanpa Rockwool

5

Anda ingin berhidroponik dengan cara yang sederhana?
Ingin memanfaatkan barang bekas?

Dalam video ini akan disampaikan Tutorial Membuat Hidroponik yang paling sederhana yaitu memakai Baki dan Bakul.

Ingin tau detailnya?
Simak video ini sampai selesai…!

Tutorial Menanam Selada Hidroponik

0

Anda ingin menanam selada hidroponik?
Ingin ber-hidroponik dengan sistem yang paling sederhana?

Dalam Video ini dijelaskan bagaimana cara menanam selada mulai dari semai hingga panen.

Cara Menanam selada hidroponik ini dibagi menjadi 4 tahap:
1. Tahap Semai
2. Tahap Pindah Tanam
3. Tahap Pembesaran
4. Panen.

Ingin lebih detail step-stepnya?
Simak video ini sampai selesai…!

Tutorial Menanam Kangkung Hidroponik

0

Anda baru mencoba berhidroponik?
Ingin praktek menanam hidroponik paling sederhana?

Dalam video ini akan dibahas bagaimana Cara Menanam Kangkung Hidroponik menggunakan Metode Hidroponik Sederhana.

Sistem Hidroponik yang dipakai dalam praktek ini adalah Hidroponik Sistem Wick, NFT dan Hidroponik Sederhana menggunakan Botol Bekas dan Jerigen Bekas.

Tahap-tahap Menanam Hidroponik Kangkung dalam Video ini adalah:
1. Tahap Semai
2. Tahap Pindah Tanam
3. Tahap Pembesaran
4. Panen

Bahan-bahan yang perlu disiapkan adalah:
– Rockwool
– Benih Kangkung
– Nutrisi Hidroponik (Pupuk AB Mix)
– Gergaji Besi
– Sprayer
– Sistem Hidroponik

Selamat Mencoba dan Semoga SUKSES…!