Home Blog Page 14

Cara Menanam Pak Choy Hidroponik

Anda pernah makan Tumis Pak Choy?

Atau pernah minum jus Pak Choy?

Banyak sekali masakan yang terbuat dari sayuran ini, selain harganya murah, sayuran ini juga mudah ditanam sendiri.

Pak Choy masih tergolong tanaman sawi-sawian, perlakuan saat menanamnya juga hampir sama. Menurut WIKIPEDIA, Jenis sayuran ini mudah tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi. Bila ditanam pada suhu sejuk tumbuhan ini akan cepat berbunga. Karena biasanya dipanen seluruh bagian tubuhnya (kecuali akarnya), sifat ini kurang disukai. Pemuliaan sawi ditujukan salah satunya untuk mengurangi kepekaan akan suhu ini. Sayuran ini biasanya digunakan dalam bahan sup atau penghias makanan.

Anda ingin menanam sendiri di rumah? Mari kita simak tutorialnya.

STEP 01

Siapkan alat dan bahan:

  1. Rockwool
  2. Benih Pak Choy
  3. Gergaji Besi/Cutter
  4. Rockwool
  5. Sistem Hidroponik
cara-menanam-pak-choy-hidroponik-01

STEP 02

Rendam benih di air hangat selama 12 – 24 jam.

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-02

STEP 03

Setelah benih sprout seperti gambar di bawah ini, sudah waktunya untuk disemai di rockwool.

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-03

STEP 04

Siapkan media tanam, potong rockwool setebal 2,5 cm. Iris memanjang sedalam kurang lebih 1 cm menjadi 3 bagian dan iris melintang menjadi 6 bagian sedalam 1 cm. Lihat gambar di bawah ini untuk detailnya.

cara-menanam-caisim-hidroponik-02

STEP 05

Lubangi rockwool, per kotak 1 lubang. Masukkan benih ke dalam lubang dengan posisi kecambah di bawah (1 lubang diisi 1 benih).

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-04

STEP 06

Setelah semua lubang terisi, basahi rockwool menggunakan sprayer/semprotan dengan kekuatan air yang lembut. Taruh semaian di tempat terbuka yang cukup sinar matahari.

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-05

STEP 07

Pada tahap ini adalah tahap perawatan semai, jaga rockwool agar tetap lembab (tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering)

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-06

Keterangan gambar: Benih Umur 2 hari.

STEP 08

Benih siap dipindah tanam ketika sudah berdaun 4 atau sudah berumur sekitar 6-8 hari.

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-07

Keterangan gambar: Pak Choy berumur 4 hari setelah semai.

Berikut ini adalah foto-foto perkembangan Pak Choy yang diambil setiap hari setelah pindah tanam.

DAY #01

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-08

DAY #02

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-09

DAY #03

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-10

DAY #04

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-11

DAY #05

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-12

DAY #06

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-13

DAY #07

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-14

DAY #08

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-15

DAY #09

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-16

DAY #10

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-17

DAY #11

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-18

DAY #12

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-19

DAY #13

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-20

DAY #14

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-21

DAY #15

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-22

DAY #16

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-23

DAY #17

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-24

DAY #18

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-25

DAY #19

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-26

DAY #20

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-27

DAY #21

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-28

DAY #22

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-29

Masa tanam pak choy sampai bisa dipanen adalah 35 – 45 hari, namun ada juga yang sudah memanen pak choy pada waktu masih berumur 20 – 25 hari dan sering disebut Baby Pak Choy.

cara-menanam-pak-choy-hidroponik-30

Demikian Step by Step Cara Menanam Pak Choy Hidroponik,

Anda bisa melihat update foto hidroponik disini:

INSTAGRAM: https://www.instagram.com/masbayoe/
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/hidroponikpedia/

Save

Tabel PPM dan pH Nutrisi Hidroponik

Setiap tanaman membutuhkan PPM yang berbeda-beda, agar bisa tumbuh maksimal, pemberian nutrisi juga harus tepat.

Setelah mengetahui cara menghitung PPM dan mengatur sesuai kebutuhan, sekarang anda bisa mengetahui kebutuhan ppm tiap-tiap tanaman. Kali ini saya membagi menjadi 6 kelompok yaitu:

  1. Sayuran Daun
  2. Sayuran Buah
  3. Tanaman Buah
  4. Tanaman Buah
  5. Tanaman Herbs
  6. Tanaman Umbi

Dalam tabel ini akan ada batas bawah dan batas atas PPM, artinya adalah pemberiannya berdasarkan umur tanaman, bisa bertahap dinaikkan secara sedikit demi sedikit atau dari batas bawah langsung ke batas atas ppm.

Angka yang terdapat pada tabel pH adalah angka yang dibutuhkan agar penyerapan akar terhadap nutrisi hidroponik bisa maksimal. Apabila angka pH yang anda dapatkan di atas dari yang ada ditabel, maka anda perlu menurunkannya.

Anda bisa membeli TDS Meter disini: LINK

Silakan simak video Cara Melarutkan Nutrisi Hidroponik:

Berikut ini tabel PPM dan pH Larutan Nutrisi Hidroponik:

Sayuran Daun

tabel ppm

Sayuran Buah

tabel-ppm-dan-ph-nutrisi-hidroponik-002

Tanaman Buah

tabel-ppm-dan-ph-nutrisi-hidroponik-003

Tanaman Bunga

tabel-ppm-dan-ph-nutrisi-hidroponik-004

Tanaman Herb

tabel-ppm-dan-ph-nutrisi-hidroponik-005

Tanaman Umbi

tabel-ppm-dan-ph-nutrisi-hidroponik-006

Demikian Tabel PPM dan pH Nutrisi Hidroponik,

Anda bisa melihat update foto hidroponik disini:

INSTAGRAM: https://www.instagram.com/masbayoe/
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/hidroponikpedia/

Save

Save

Cara Menanam Bawang Merah Hidroponik

Hampir setiap masakan memakai bumbu yang satu ini, yaitu bawang merah. Ternyata kita bisa menanam bawang merah sendiri dengan metode hidroponik. Pengen tau caranya? Mari kita simak penjelasan berikut ini:

Kali ini saya akan membahas cara menanam bawang merah hidroponik menggunakan media tanam kerikil kecil/pasir dan botol bekas sebagai pot serta memakai sumbu (Kain Flanel) untuk membantu penyerapan nutrisi.

Sebelum melanjutkan membaca, ada baiknya Anda tonton dulu video di bawah ini:

Anda pasti sudah tau bagaimana sistem wick itu, jika masih belum mengetahui cara pembuatannya, bisa dibaca lagi artikel sebelumnya yang sudah membahas sistem wick di 7 Langkah Mudah Membuat Hidroponik Sistem WICK.

STEP 01

Pilih 1 siung bawang merah yang terlihat paling bagus untuk dijadikan bibit. Potong/iris bawang merah seperti gambar berikut ini:

cara-menanam-bawang-merah-hidroponik-01

STEP 02

Siapkan alat dan bahan:

  1. Botol Mineral Bekas
  2. Kain Flanel
  3. Gunting/Cutter
  4. Pasir/Kerikil Halus
cara-menanam-bawang-merah-hidroponik-02

STEP 03

Potong Botol bekas seperti pada petunjuk pembuatan Sistem Wick lalu isi dengan pasir/kerikil halus. Letakkan Bawang Merah yang sudah dipotong ke dalam pasir (setengah tenggelam).

cara-menanam-bawang-merah-hidroponik-03

STEP 04

Taruh potongan botol ke dalam sistem hidroponik, kali ini saya menggunakan sistem NFT.

cara-menanam-bawang-merah-hidroponik-04

STEP 05

Dalam beberapa hari (5-8 hari) akan muncul tunas di setiap umbi Bawang Merah.

menanam bawang merah

STEP 06

Bawang Merah bisa dipanen sekitar 45-60 hari dengan ciri-ciri sudah berumbi/berkembang menjadi banyak. Gambar di bawah ini adalah Bawang merah yang berumur 15 hari.

cara-menanam-bawang-merah-hidroponik-06

Catatan:

Demikian Step by Step Cara Menanam Bawang Merah Hidroponik,

Anda bisa melihat update foto hidroponik disini:

INSTAGRAM: https://www.instagram.com/masbayoe/
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/hidroponikpedia/

Save

Save

Save

Cara Pemakaian Nutrisi AB Mix

Setelah mengetahui cara melarutkan nutrisi hidroponik, sekarang waktunya untuk mengetahui cara pemakaian nutrisi ab mix yang sudah dilarutkan. Bagi yang belum mempunyai alat ukur TDS Meter, bisa menggunakan perbandingan 5 mL A: 5 mL B : 1 Liter air Baku, namun bagi yang sudah memiliki alat ukur TDS tidak perlu menggunakan perbandingan itu, yang terpenting adalah pemberian antar Larutan A dan Larutan B sama jumlahnya.

Selanjutnya tinggal mengukur lagi menggunakan TDS Meter, apabila belum sesuai yang diinginkan maka tinggal menambah pekatan nutrisi atau menambah air bakunya.

Sebelum melanjutkan membaca, silakan support Channel Youtube kami dengan cara Subscribe tombol di bawah ini agar kami bisa terus Upload Video Tutorial Hidroponik

Mari kita simak step by step mencampur nutrisi sekaligus penggunaan TDS Meter

STEP 01

Siapkan Air baku sebanyak 1 atau 2 liter dan Nutrisi AB Mix yang sudah dilarutkan (A dan B).

cara-pemakaian-tds-meter-01

STEP 02

Buka tutup TDS Meter, Tekan tombol On/Off untuk menghidupkan TDS Meter, celupkan ujung TDS ke dalam air baku.

cara-pemakaian-tds-meter-02

STEP 03

Tuangkan larutan A sebanyak 5 mL dan larutan B sebanyak 5 mL.

cara-pemakaian-tds-meter-03

STEP 04

Aduk hingga homogen

cara-pemakaian-tds-meter-04

STEP 05

Ukur kembali air nutrisi menggunakan TDS Meter, apabila masih belum sesuai yang diinginkan maka ditambah lagi airnya atau larutan pekatannya.

cara-pemakaian-tds-meter-05

Note: Angka kecil x 10 pada gambar di atas artinya hasil dari pengukuran air nutrisi yang dihasilkan adalah 107 x 10 = 1070 ppm

Demikian Step by Step Cara Pemakaian Nutrisi AB Mix, apabila ada tambahan atau kritik maupun saran, silakan kirim ke:
INSTAGRAM: @hidroponikpedia
Facebook: https://www.facebook.com/hidroponikpedia

Save

Cara Menanam Sawi/Caisim Hidroponik

Anda pecinta Bakso/Mie Ayam?

Pasti sudah tidak asing lagi dengan sayuran yang satu ini. Sawi atau Caisim atau Chye Sim atau Caisin atau ada juga yang menyebut Sawi Bakso.

Sawi adalah sekelompok tumbuhan dari marga Brassica yang dimanfaatkan daun atau bunganya sebagai bahan pangan (sayuran), baik segar maupun diolah. Sawi mencakup beberapa spesies Brassica yang kadang-kadang mirip satu sama lain

Anda ingin menanam Sawi secara hidroponik?

Kali ini kita akan membahas cara menanam Sawi Hidroponik step by step mulai dari awal semai sampai dengan panen.

Sebelum kita bahas step-step nya, simak video ini sampai selesai:

STEP 01

Siapkan alat dan bahan:

  1. Rockwool
  2. Sprayer/Penyemprot Air
  3. Pinset
  4. Rockwool
  5. Benih Sawi
cara-menanam-caisim-hidroponik-01

Rendam benih menggunakan air biasa selama 12-24 jam.

STEP 02

Siapkan media tanam, potong rockwool setebal 2,5 cm. Iris memanjang sedalam kurang lebih 1 cm menjadi 3 bagian dan iris melintang menjadi 6 bagian sedalam 1 cm. Lihat gambar di bawah ini untuk detailnya.

cara-menanam-caisim-hidroponik-02

STEP 03

Lubangi setiap kotak rockwool menggunakan tusuk gigi atau dengan pinset.

cara-menanam-caisim-hidroponik-03

STEP 04

Masukkan benih ke dalam lubang dengan posisi kecambah di bawah (1 lubang diisi 1 benih)

cara-menanam-caisim-hidroponik-04

STEP 05

Setelah semua lubang terisi, basahi rockwool menggunakan sprayer/semprotan dengan kekuatan air yang lembut. Taruh semaian di tempat terbuka yang cukup sinar matahari.

cara-menanam-caisim-hidroponik-05

STEP 06

Pada tahap ini adalah tahap perawatan semai, jaga rockwool agar tetap lembab (tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering)

cara-menanam-caisim-hidroponik-06

Keterangan gambar: Sawi umur 4 hari setelah semai.

STEP 07

Setelah sawi berdaun 3 atau lebih, sudah waktunya untuk dipindah ke sistem hidroponik dan diberi nutrisi hidroponik. Umur sawi sekitar 7-10 hari setelah semai.

cara-menanam-caisim-hidroponik-07

STEP 08

Step ini adalah tahap pindah tanam. Pisahkan/potong rockwool berdasarkan irisan yang dibuat pada step awal. Apabila susah untuk memisahkan rockwool, maka bisa menggunakan cutter untuk memotong rockwool sampe terpisah. Taruh potongan rockwool ke dalam netpot yang sudah dikasih flanel (sumbu)

cara-menanam-caisim-hidroponik-08

STEP 09

Letakkan netpot ke dalam sistem hidroponik, pada tahap ini nutrisi yang diberikan kepekatannya 600 ppm. Kepekatan nutrisi dinaikkan setelah masuk 5 hari setelah pindah tanam menjadi 800 ppm. Setelah memasuki 10 hari setelah tanam, naikkan kepekatan nutrisi menjadi 1200 ppm. Jaga ppm nutrisi selalu stabil di angka tersebut sampai panen.

cara-menanam-caisim-hidroponik-09

Masa Panen Sayur Sawi Hidroponik adalah sekitar 30-40 hari dengan cara dicabut beserta akarnya.

Demikian Step by Step Cara Menanam Sawi/Caisim Hidroponik,

Anda bisa melihat update foto hidroponik disini:

INSTAGRAM: https://www.instagram.com/masbayoe/
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/hidroponikpedia/

Save

Cara Menanam Bayam Merah Hidroponik

Anda masih gagal menanam bayam merah hidroponik?

Menanam bayam merah sama dengan menanam bayam hijau, begitu juga dengan umur tanam/panen. Kali ini kita akan menggunakan sistem hidroponik Rakit Apung sederhana dengan rockwool sebagai media tanamnya.

 Sebelum Anda melanjutkan membaca, ada baiknya Anda tonton dulu video menyemai Bayam Hijau di bawah ini:

STEP 01

Siapkan alat dan bahan:

  1. Rockwool
  2. Benih Bayam Merah
  3. Gergaji Besi
  4. Tusuk Sate
  5. Sprayer/Semprotan
  6. Nampan
  7. Sistem Rakit Apung Sederhana
cara-menanam-bayam-merah-hidroponik-01

STEP 02

Siapkan media tanam, potong rockwool setebal 2,5 cm. Iris memanjang sedalam kurang lebih 1 cm menjadi 3 bagian dan iris melintang menjadi 6 bagian sedalam 1 cm. Lihat gambar di bawah ini untuk detailnya.

cara-menanam-bayam-merah-hidroponik-02

STEP 03

Lubangi setiap kotak rockwool menggunakan Tusuk Sate, letakkan benih pada lubang tersebut. Untuk tanaman bayam merah bisa diisi 2-4 biji per lubang. Setelah semua lubang terisi dengan benih, semprot/basahi rockwool menggunakan sprayer sampai lembab, taruhlah semaian di tempat yang cukup sinar matahari untuk menghindari etiolasi.

cara-menanam-bayam-merah-hidroponik-03

STEP 04

Setelah umur 2 hari benih akan sprout/pecah biji, jaga rockwool tetap lembab supaya tunas bisa tumbuh dengan maksimal.

cara-menanam-bayam-merah-hidroponik-04

STEP 05

Setelah berumur 4-5 hari, benih akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

cara-menanam-bayam-merah-hidroponik-05

STEP 06

Setelah berumur 7-8 hari, bibit bayam merah akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

cara-menanam-bayam-merah-hidroponik-06

STEP 07

Pindah tanam sudah bisa dilakukan setelah tanaman berumur 10 hari atau sudah berdaun 3-4 lembar. Pisahkan kotak rockwool berdasarkan irisan yang dibuat pada waktu menyemai. Apabila susah untuk memisahkan rockwool, maka bisa menggunakan cutter untuk memotong rockwool sampe terpisah. Taruh potongan rockwool ke dalam netpot yang sudah dikasih flanel (sumbu).

cara-menanam-bayam-merah-hidroponik-07

STEP 08

Taruh net pot ke Sistem Hidroponik Rakit Apung Sederhana, atur pekatan nutrisi di angka 800 ppm. Naikan pekatan nutrisi secara berkala, pada hari ke-17, atur pekatan nutrisi di angka 1.000 ppm. Setelah memasuki umur 20 hari sampai panen, atur pekatan nutrisi menjadi 1.200 ppm.

cara-menanam-bayam-merah-hidroponik-08

STEP 09

Letakkan sistem hidroponik di tempat yang cukup sinar matahari, usahakan bak air nutrisi tetap bersih dan jangan sampai kekeringan (telat air). Selalu lakukan pengecekan terhadap tanaman, baik di daun, batang ataupun akar untuk mengantisipasi dini apabila ada gejala-gejala kurang baik.

bayam-merah-hidroponik

Masa Panen Sayur Bayam Merah Hidroponik adalah sekitar 30-40 hari, bisa dengan dicabut langsung atau dipotong batangnya dan dibiarkan tumbuh lagi.

Demikian Step by Step Cara Menanam Bayam Merah Hidroponik,

Anda bisa melihat update foto hidroponik disini:

INSTAGRAM: https://www.instagram.com/masbayoe/
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/hidroponikpedia/

Silakan SHARE artikel ini 🙂

Save

Cara Menanam Selada Hidroponik

Ingin menanam selada hidroponik sendiri di rumah?

Ingin ber-hidroponik dengan sistem yang paling sederhana?

Jika anda suka salad, pasti sudah tidak asing lagi dengan Selada Hijau (lettuce). Sekarang, anda bisa menanam sendiri di rumah, berikut ini adalah langkah-langkah menanam Selada Hidroponik menggunakan sistem yang paling sederhana.

Sebelum Anda melanjutkan membaca, silakan simak video ini terlebih dahulu:

STEP 1

Siapkan alat dan Bahan:

  1. Gergaji Besi
  2. Sprayer/Penyemprot air
  3. Pinset
  4. Rockwool
  5. Benih Selada Hijau
  6. Sistem Hidroponik (Wick Sederhana)

cara-menanam-selada-hidroponik-01

STEP 2

Rendam benih menggunakan air biasa selama 12-24 Jam.

cara-menanam-selada-hidroponik-02

STEP 3

Setelah 12-24 Jam, benih akan sprout seperti pada gambar di bawah ini.

cara-menanam-selada-hidroponik-03

STEP 4

Siapkan media tanam, potong rockwool setebal 2,5 cm. Iris memanjang sedalam kurang lebih 1 cm menjadi 3 bagian dan iris melintang menjadi 6 bagian sedalam 1 cm. Lihat gambar di bawah ini untuk detailnya.

cara-menanam-selada-hidroponik-04

STEP 5

Lubangi setiap kotak rockwool menggunakan tusuk gigi atau dengan pinset.

cara-menanam-selada-hidroponik-05

STEP 6

Taruh benih ke dalam lubang dengan posisi kecambah di bawah (1 lubang diisi 1 benih)

cara-menanam-selada-hidroponik-06

STEP 7

Setelah semua lubang terisi, basahi rockwool menggunakan sprayer/semprotan dengan kekuatan air yang lembut. Taruh semaian di tempat terbuka yang cukup sinar matahari.

cara-menanam-selada-hidroponik-07

STEP 8

Pada tahap ini adalah tahap perawatan semai, jaga rockwool agar tetap lembab (tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering)

cara-menanam-selada-hidroponik-08

Keterangan gambar: Selada umur 3 Hari setelah semai.

STEP 9

Gambar di bawah ini adalah Selada yang berumur 7 hari setelah semai. Ada beberapa referensi yang memperbolehkan menyiram/membasahi rockwool menggunakan Nutrisi Hidroponik PPM rendah, namun pada praktek kali ini kita masih memakai air biasa untuk membasahi rockwool karena bila memakai air nutrisi akan mempercepat tumbuhnya lumut.

cara-menanam-selada-hidroponik-09

STEP 10

Setelah berumur 12 atau sesudah berdaun 4, waktunya untuk dipindah ke sistem hidroponik (pindah tanam)

cara-menanam-selada-hidroponik-10

STEP 11

Pisahkan/potong rockwool berdasarkan irisan yang dibuat pada step awal. Apabila susah untuk memisahkan rockwool, maka bisa menggunakan cutter untuk memotong rockwool sampe terpisah. Taruh potongan rockwool ke dalam netpot yang sudah dikasih flanel (sumbu)

cara-menanam-selada-hidroponik-11

STEP 12

Letakkan netpot ke dalam sistem hidroponik, kali ini kita menggunakan Mini Rakit apung atau ada yang menyebutnya sistem WICK.

Pada tahap ini, kepekatan nutrisinya adalah 600 ppm.

cara-menanam-selada-hidroponik-12

STEP 13

Tahap selanjutnya adalah pembesaran. Yang perlu diperhatikan pada tahap-tahap ini adalah kepekatan nutrisi harus dijaga tetap stabil dan jangan sampai kekeringan atau kehabisan air nutrisi.

cara-menanam-selada-hidroponik-13

Keterangan gambar: Selada umur 5 HST (Hari Setelah Tanam)

STEP 14

Setelah selada umur 10 HST, kepekatan nutrisi dinaikkan menjadi 800 ppm.

cara-menanam-selada-hidroponik-14

STEP 15

Kepekatan nutrisi dinaikan lagi menjadi 1.000 ppm apabila sudah memasuki umur 15 HST.

cara-menanam-selada-hidroponik-17

STEP 16

Setelah memasuki umur 20 HST, naikkan kepekatan nutrisi menjadi 1200 ppm. Usahakan bak air nutrisi tetap bersih, apabila sudah ada kotoran atau keruh, ganti dengan air nutrisi yang baru. Hal ini sangat penting dilakukan karena akan berpengaruh terhadap penyerapan nutrisi oleh akar dan akan menentukan pertumbuhan tanaman.

cara-menanam-selada-hidroponik-18

STEP 17

Masa panen selada adalah sekitar 30 – 40 HST, ada beberapa yang lebih suka memanen selada baby, yaitu sebelum berumur 30 HST.

cara-menanam-selada-hidroponik-19

Selamat mencoba 🙂

Demikian Step by Step Cara Menanam Selada Hidroponik,

Anda bisa melihat update foto hidroponik disini:

INSTAGRAM: https://www.instagram.com/masbayoe/
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/hidroponikpedia/

Silakan Share artikel ini untuk keluarga dan teman dekat anda 🙂

Save

5 Alat Pokok yang Perlu Disiapkan untuk Hidroponik Pemula

Anda baru tahu tentang Hidroponik?

Ingin langsung mencoba bertanam dengan cara Hidroponik?

Kali ini kita akan membahas alat dan bahan apa saja yang diperlukan untuk memulai bertanam secara Hidroponik. Kita akan menggunakan contoh sistem hidroponik yang paling sederhana yaitu sistem wick yang sudah pernah dibahas pada artikel sebelumnya. Bagi yang belum baca, bisa baca dulu di SINI.

Sebelum lanjut membaca, silakan simak video di bawah ini:

Alat dan bahan yang perlu disiapkan antara lain:

1. Net Pot

net-pot-hidroponik

Net Pot dalam bercocok tanam sangatlah penting karena merupakan tempat tumbuhnya tanaman dari mulai pindah tanam hingga nanti panen. Berbeda dengan pot biasanya, net pot mempunya lubang yang banyak pada bagian bawah sehingga bisa dilewati akar. Rata-rata ukuran netpot berdiameter 5 cm dengan ketinggian kurang lebih 5 cm, walaupun di pasaran banyak sekali dijumpai netpot dengan ukuran 7 cm, 10 cm dan sebagainya.

2. Media Tanam

rockwool-hidroponik

Pengertian dan macam-macam media tanam sudah pernah dibahas pada artikel sebelumnya, bisa baca di LINK. Kali ini kita akan memakai contoh Rockwool sebagai media tanam karena bagi pemula akan lebih mudah menyemai benih sayurannya.

3. Benih Sayuran

benih-sayuran-hidroponik

Banyak sekali pilihan benih sayuran, namun untuk pemula disarankan mencoba sayuran daun antara lain: Sawi, Selada, Kangkung, Bayam, Pakchoy. Selain mudah tumbuh, jenis sayuran ini mempunyai masa tanam yang cukup singkat dibandingkan sayuran buah seperti tomat dan cabe yang membutuhkan lebih dari 2 bulan. Benih yang dipakai adalah benih seperti pada sistem tanam konvensional dan yang lainnya.

4. Sistem Hidroponik

sistem-hidroponik

Jenis-jenis sistem hidroponik sangat beragam dan masing-masing sistem banyak variasinya, untuk jenis sistem yang lebih rumit akan dibahas pada artikel selanjutnya. Sistem Hidroponik tersebut antara lain: WICK, NFT, DFT, Rakit Apung, Dutch Bucket, Aeroponik, dsb. Untuk pemula, disarankan memakai sistem yang paling sederhana dulu yaitu memakai sistem WICK.

5. Nutrisi Hidroponik

nutrisi-hidroponik-ab-mix

Nutrisi hidroponik merupakan kunci utama dari hidroponik karena tanaman bisa tumbuh normal apabila sudah diberi nutrisi hidroponik. Di pasaran tersedia bermacam-macam merk dan jenis nutrisi, ada nutrisi untuk sayuran daun, sayuran buah maupun untuk tanaman bunga. Yang kita pakai kali ini adalah nutrisi daun karena yang kita tanam adalah sayuran jenis daun.

Demikian 5 Alat Pokok yang Perlu Disiapkan untuk Hidroponik Pemula, apabila ada tambahan atau kritik maupun saran, silakan kirim ke:
INSTAGRAM: @hidroponikpedia
Facebook: https://www.facebook.com/hidroponikpedia

Silakan SHARE artikel ini supaya bermanfaat bagi yang membutuhkan informasi tentang Hidroponik.

Save

5 Macam Media Tanam Hidroponik yang Sering Dipakai

5-macam-media-tanam-hidroponik

Media merupakan hal terpenting dalam bercocok tanam, Media Tanam Hidroponik mempunyai fungsi sebagai tempat pertumbuhan akar dan untuk membantu penyerapan terhadap nutrisi oleh tanaman. Media yang dapat digunakan pada bercocok tanam secara hidroponik bermacam-macam, diantaranya:

Sebelum melanjutkan membaca, silakan support Channel Youtube kami dengan cara Subscribe tombol di bawah ini agar kami bisa terus Upload Video Tutorial Hidroponik

1. Cocopeat

5-macam-media-tanam-hidroponik-yang-sering-dipakai-06

Cocopeat merupakan media tanam berupa serbuk yang terbuat dari sabut kelapa. Media ini memiliki sifat organik sehingga ramah lingkungan. Selain itu cocopeat juga mempunyai daya serap yang tinggi. Penggunaan cocopeat ini dapat dicampurkan dengan arang sekam. Pencampuran ini bertujuan untuk meningkatkan aerasi media.

2. Arang Sekam

5-macam-media-tanam-hidroponik-yang-sering-dipakai-05

Media arang sekam memiliki karakteristik tidak mudah lapuk dan mampu mnyimpan air dengan baik. Media ini termasuk media organik dan ramah lingkungan. Media ini juga mempengaruhi pH dan struktur larutan hara dan tidak mudah ditumbuhi lumut atau jamur. Media ini merupakan bahan ringan yang memungkinkan sirkulasi udara dan kapasitas menahan air tinggi. Dalam teknik hidroponik media ini sering dikombinasikan dengan cocopeat agar pertumbuhan akar lebih maksimal. Adapun komposisi yang digunakan :

Dataran rendah = 1 : 1 / 1 : 2 (lebih banyak cocopeat)

Dataran tinggi    = 2 : 1 (lebih banyak arang sekam)

3. Kerikil atau Pasir

5-macam-media-tanam-hidroponik-yang-sering-dipakai-04

Media pasir atau kerikil yang dapat digunakan pada hidroponik adalah pasir pantai dan juga pasir pegunungan. Media ini dapat mempunyai aerasi yang tinggi sehinga harus dilakukan penyiram secara teratur agar kelembab akar terjaga. Penggunaan media pasir dan kerikil ini dapat meningkatkan nilai estetika rumah karemna dapat diaplikasikan pasir atau kerikil yang warna-warni dengan pot transparan. Media ini biasanya digunakan untuk tanaman yang tidak terlalu memerlukan banyak air.

4. Rockwool

5-macam-media-tanam-hidroponik-yang-sering-dipakai-02

Media rockwool merupakan media anorganik yang terbuat dari kombinasi batuan basalt, batu kapur dan batu bara yang dipanaskan mencapai suhu 1.600 derajat Celcius sehingga menjadi seperti lava kemudian disentrifugal membentuk serat-serat. Media rocwool merupakan media yang ramah lingkungan. Selain itu media ini mempunyai kelebihan dari media hidroponik lain, terutama dalam kemampuan penyerapan air dan udara sehingga banyak petani hidroponik yang lebih memilih menggunakan media rockwool untuk berbagai kebutuhan mulai dari tahap persemaian sampai pada fase produksi.

5. Hidroton

5-macam-media-tanam-hidroponik-yang-sering-dipakai-03

Hidroton adalah salah satu jenis media tanam hidroponik berupa bulatan-bulatan lempung yang dibakar, berukuran seperti kelereng. Hidroton sangat baik sebagai media tanam karena dapat menyimpan kandungan air dengan baik, bersih, pH netral dan stabil, serta memiliki aerasi yang cukup baik.

Demikian 5 Macam Media Tanam Hidroponik yang Sering Dipakai, apabila ada tambahan atau kritik maupun saran, silakan kirim ke:
INSTAGRAM: @hidroponikpedia
Facebook: https://www.facebook.com/hidroponikpedia

Silakan Share artikel ini di media sosial anda 🙂

Save

Cara Menanam Kangkung Hidroponik

Anda ingin menanam Kangkung Hidroponik sendiri di rumah?
Ingin coba dengan sistem hidroponik?

Coba cara ini…!

Dalam postingan ini akan disampaikan cara menanam kangkung hidroponik menggunakan sistem hidroponik yang paling sederhana yaitu Sistem WICK

Sebelum lanjut membaca, silakan simak video ini sampai selesai:

Tutorial ini akan dibagi menjadi 3 bagian:

  1. Tahap Semai
  2. Pindah Tanam
  3. Pembesaran

STEP 01

Persiapan alat dan bahan:

  1. Bak (untuk wadah air)
  2. Nampan
  3. Gergaji Besi
  4. Sprayer/Semprotan
  5. Rockwool
  6. Benih Kangkung

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-01

TAHAP SEMAI KANGKUNG HIDROPONIK

Menyemai adalah tahap yang paling penting di setiap menanam sayuran (kangkung hidroponik), karena apabila gagal semai atau hasil kurang bagus, maka hasil akhirnya juga akan kurang bagus/gagal.

STEP 02

Potong Rockwool dengan ketebalan 2,5 cm menggunakan Gergaji Besi.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-02

STEP 03

Iris memanjang dan melintang namun jangan sampai terpotong (kira-kira kedalaman 1 cm). Jarak irisan adalah 2,5 cm, sehingga akan menghasilkan 12 kotak.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-03

STEP 04

Rendam/Basahi rockwool menggunakan air baku sampai basah.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-04

STEP 05

Lubangi tiap kotak menggunakan lidi atau tusuk sate.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-05
NB: Untuk Kangkung, per kotak bisa diisi antara 5-8 lubang.

STEP 06

Isi lubang dengan benih masing-masing lubang diisi 1 benih.
Setelah selesai semua, letakkan semaian di tempat yang cukup sinar matahari.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-06

STEP 07

Jangan lupa untuk selalu menjaga rockwool tetap lembab (tidak terlalu basah dan tidak kering)

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-07
Keterangan gambar: Semai hari Ke-2

STEP 08

Semai Hari ke-4

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-08

STEP 09

Semai hari ke-7

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-09

STEP 10

Semai hari ke-11

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-10

STEP 11

Semai hari ke-15

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-11

TAHAP PINDAH TANAM

Pindah tanam dilakukan setelah Kangkung berdaun 4 yang terdiri dari 2 daun lembaga dan 2 daun sejati. Sortir atau seleksi tanaman dilakukan di tahap ini, artinya yang dipindah tanam hanya tanaman yang tumbuhnya bagus saja.

STEP 12

Potong rockwool sesuai dengan garis/kotak yang sudah dibuat pada waktu menyemai.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-12

STEP 13

Apabila sulit untuk memisahkan antar kotak, bisa dipotong menggunakan Cutter.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-13

STEP 14

Semaian Kangkung sudah siap dipindah tanam

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-14

STEP 15

Siapkan Sistem Hidroponiknya, Kali ini kita memakai sistem wick, bagi yang belum tahu cara pembuatannya bisa baca dulu di SINI

Isi Botol Sistem WICK dengan air Nutrisi Hidroponik, untuk tahap pindah tanam cukup dengan ukuran 500 PPM.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-15

STEP 16

Taruh potongan rockwool ke dalam sistem WICK.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-16

STEP 17

Semaian kangkung sudah dipindah ke dalam sistem wick.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-17

STEP 18

Tutup bagian bawah sistem wick menggunakan plastik hitam untuk mencegah tumbuhnya lumut di wadah nutrisi (botol).

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-18

STEP 19

Sudah siap ke tahap selanjutnya (PEMBESARAN)

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-19

NB: Selain menggunakan plastik hitam, pada bagian bawah bisa memakai cat minyak warna gelap.

TAHAP PEMBESARAN

STEP 20

Letakkan tanaman di tempat yang cukup sinar matahari untuk menghindari etiolasi (Kurus Tinggi Langsing).

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-20

STEP 21

Lakukan Pengecekan air nutrisi, apabila sudah memasuki hari ke-20, naikkan kepekatan nutrisi menjadi 1000 ppm. Jaga supaya tidak sampai kehabisan/kekeringan.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-21

STEP 22

Masa Panen Kangkung adalah antara 27 – 35 Hari Setelah Semai, lakukan perawatan/cek nutrisi setiap hari agar tanaman bisa tumbuh maksimal.

step-by-step-cara-menanam-kangkung-hidroponik-22

Demikian Step by Step Cara Menanam Kangkung Hidroponik,

Anda bisa melihat update foto hidroponik disini:

INSTAGRAM: https://www.instagram.com/masbayoe/
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/hidroponikpedia/

Save

Cara Melarutkan Nutrisi Hidroponik AB Mix

Nutrisi Hidroponik merupakan kunci utama dalam berhidroponik, kita bisa membeli/meracik sendiri nutrisi hidroponik tersebut. Pupuk Hidroponik sering disebut juga Nutrisi AB Mix karena pada umumnya terdiri dari 2 kemasan yaitu kemasan A dan kemasan B. Nutrisi yang tersedia di pasaran rata-rata masih dalam bentuk kemasan serbuk, jadi kita harus melarutkan sendiri supaya bisa dipakai dan diaplikasikan dalam Sistem Hidroponik.

Adapun cara melarutkan nutrisi hidroponik (AB Mix) adalah sebagai berikut:

Step by Step Cara Melarutkan Nutrisi

Kali ini kita menggunakan contoh nutrisi Hidroponik AB Mix kemasan Pekatan 0,5 Liter.

STEP 01

Siapkan Alat dan Bahan:
1. Botol 500 mL (2 buah)
2. Gelas Ukur 500 mL (2 buah)
3. Pengaduk (2 buah)
4. Nutrisi Hidroponik (AB Mix) Kemasan 100 Liter

STEP 02

Siapkan Pupuk/Nutrisi AB Mix kemasan 0,5 liter.

Buka bungkus luar AB Mix dan pastikan di dalamnya berisi 2 kemasan A dan B

STEP 03

Tuangkan air baku ke dalam Gelas ukur A dan B masing-masing sebanyak 250 mL

STEP 04

Masukkan serbuk dalam kemasan A ke dalam Gelas Ukur A dan kemasan B ke dalam Gelas Ukur B.

STEP 05

Aduk hingga homogen/larut semua.

STEP 06

Tambahkan air baku ke dalam Gelas A dan Gelas B hingga volume air menunjukkan 500 mL.

STEP 07

Untuk penyimpanan, tuang larutan A ke Botol A dan larutan B ke Botol B.

STEP 08

Nutrisi sudah siap dipakai. Untuk penyimpanan, letakkan kedua botol di dalam ruangan yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Catatan penting:

  1. Gunakan pengaduk yang berbeda seperti cara di atas untuk menghindari tercampurnya bahan dalam kemasan A dengan bahan dalam kemasan B.
  2. Nutrisi bisa disimpan lama (tidak langsung dipakai semua) dan kualitas masih bagus selama penyimpanannya di tempat tidak lembab dan tidak terkena sinar matahari langsung.

UPDATE

Cara Aplikasi Nutrisi Hidroponik (Pupuk AB Mix)

Untuk praktek kali ini, saya akan menggunakan contoh aplikasi pupuk AB Mix ke dalam 1 liter air baku dan target kita adalah air nutrisi dengan kepekatan 800 ppm.

STEP 01

Siapkan air baku sebanyak 1 Liter

STEP 02

Tuangkan Larutan A dan B ke dalam air baku masing-masing 5 mL (kurang lebih)

STEP 02

Aduk hingga homogen (tercampur)

STEP 03

Ukur air nutrisi menggunakan TDS Meter. Target kita kali ini adalah 800 ppm, apabila TDS Meter menunjukkan angka lebih dari itu, maka perlu ditambahkan air baku untuk mengencerkan larutan nutrisi.

Apabila ternyata masih kurang dari angka 800 ppm, maka perlu ditambahkan larutan A dan larutan B dengan langkah yang sama sampai mencapai angka 800 ppm.

STEP 04

Air Nutrisi sudah siap diaplikasikan ke tanaman atau sistem hidroponik

Untuk lebih jelasnya, silakan tonton video berikut ini:

Demikian Step by Step Melarutkan Nutrisi Hidroponik, apabila ada tambahan atau kritik maupun saran, silakan kirim ke:
INSTAGRAM: @hidroponikpedia
Facebook: https://www.facebook.com/hidroponikpedia

Dan seperti biasa, jangan lupa LIKE dan SHARE agar artikel ini untuk keluarga dan teman dekat anda:)

Save

7 Langkah Mudah Membuat Hidroponik Sistem WICK

Anda baru mencoba menanam dengan sistem hidroponik?
Anda ingin memanfaatkan barang bekas di sekitar anda?
Coba cara ini…!

Sistem WICK adalah salah satu dari berbagai macam sistem Hidroponik, namun cara ini adalah yang paling sederhana di antara sistem lain dan tentunya sangat mudah dan murah. Mari kita simak step-stepnya.

7 Langkah Membuat Hidroponik Sistem WICK

Siapkan alat dan bahan:
1. Botol air mineral bekas
2. Cutter
3. Kain Flanel

step-by-step-cara-membuat-hidroponik-wick-02

STEP 1

Potong botol di bagian atas, 10 cm dari ujung atas.

step-by-step-cara-membuat-hidroponik-wick-03

STEP 2

Potong bagian tengah, 10 cm dari potongan pertama.

step-by-step-cara-membuat-hidroponik-wick-04

STEP 3

Buang bagian tengah, yang dipakai adalah bagian atas sebagai Pot dan bagian bawah sebagai Bak Nutrisi.

step-by-step-cara-membuat-hidroponik-wick-05

STEP 4

Lubangi bagian bawah tutup botol (bagian kanan dan bagian kiri) menggunakan cutter sebagai tempat untuk memasukkan kain flanel.

step-by-step-cara-membuat-hidroponik-wick-06

STEP 5

Masukkan kain flanel dari sebelah kanan dan keluar dari sebelah kiri.

step-by-step-cara-membuat-hidroponik-wick-07

STEP 6

Tarik kain flanel sehingga panjang sebelah kanan sama dengan panjang sebelah kiri.

step-by-step-cara-membuat-hidroponik-wick-08

STEP 7

Taruh potongan bagian atas ke bagian bawah dengan cara dibalik seperti pada gambar di bawah ini.

step-by-step-cara-membuat-hidroponik-wick-09
Sistem WICK sudah siap dipakai.

Anda bisa melihat lebih detail cara pembuatannya dalam video ini:

Contoh penggunaan Hidroponik Sistem WICK untuk menanam Kangkung, silakan cek disini:

[Step by Step] Cara Menanam Kangkung Hidroponik

 

Demikian 7 Cara Mudah Membuat Hidroponik Sistem WICK,

Anda bisa melihat update foto hidroponik disini:

INSTAGRAM: https://www.instagram.com/masbayoe/
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/hidroponikpedia/

Silakan SHARE artikel ini di Sosial Media anda agar bermanfaat untuk orang lain.

 

Save